Jenis Alarm


Beberapa jenis alarm yang biasa kita jumpai yaitu:


1. Alarm rumah

 

Jenis alarm ini biasanya ditempel di area rumah untuk menjamin dan melindungi properti yang ada di dalam rumah dari bahaya pencurian. Sistem alarm rumah dapat memonitor keamanan rumah dan memberikan laporan kepada pemilik jika terjadi tindakan yang mengancam keamanan rumah sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir.

2. Alarm mobil

 

Alarm mobil di Indonesia baru dikenal pada pertengahan 1980-an. Jenis alarm terus berevolusi sejak tahun 90-an di Amerika mulai dari hanya bermodalkan sebuah tombol yang dihubungkan dengan jaringan listrik mobil, alarm dengan pengendali jarak jauh berupa remote, serta fasilitas alat pengamanan yang aktif otomatis dalam 30 detik setelah pintu mobil ditutup. Fungsi alarm mobil adalah untuk melindungi harta benda yang ada di dalam mobil dan mencegah pencurian mobil.

3. Alarm kebakaran

 

Sistem pengindera api (bahasa inggris – fire alarm system) merupakan sebuah sistem terintegrasi yang didesain untuk mendeteksi adanya gejala kebakaran. Alarm tersebut memberikan peringatan dalam sistem evakuasi dan dilanjutkan dengan sistem instalasi pemadam kebakaran secara otomatis maupun manual.

4. Alarm jam

 

Alarm ini disebut juga alarm clock yaitu sebuah jam yang didesain untuk mengeluarkan suara nyaring pada jam-jam tertentu. Gunanya untuk membangunkan orang dari tidurnya di pagi hari. Alarm jam dapat juga digunakan untuk membangunkan orang dari tidur siang dan juga sebagai tanda pengingat sebuah jadwal. Untuk menghentikan bunyi alarm, orang harus menekan tombol di badan jam dan alarm akan mati beberapa waktu setelahnya.

5. Sirine

 

Alat untuk mengeluarkan bunyi peringatan tanda bahaya. Jenis-jenis sirine adalah peringatan dini tsunami, sirine kebakaran dan lainnya. Sirine hanya boleh digunakan oleh petugas penegak hukum tertentu, dinas pemadam kebakaran, penanggulangan bencana, kendaran ambulans, unit palang merah dan mobil jenazah.

6. Klakson

 

Klakson merupakan perlengkapan yang melekat pada kendaraan bemotor untuk berkomunikasi antara pengemudi kendaraan yang satu dengan lainnya. Klakson digunakan untuk memberi peringatan ketika pengemudi ingin mendahului kendaraan lain, meminta ruang jalan dan sebagainya.
Sebernarnya masih banyak lagi jenis alarm yang ada disekitar kita



Macam - macam alarm rumah tinggal


  1. Alarm Wireless
Jenis alarm ini sangat mudah pengaplikasiannya, karena Anda dapat memasangnya sendiri. Produsen pembuat alarm wireless biasanya akan menyediakan buku panduan untuk mengarahkan tahap-tahap pemasangan. Jenis alarm ini banyak digunakan pada bangunan bertingkat seperti gedung perkantoran. Namun tidak jarang juga ada konsumen yang tertarik menggunakannya untuk mengamankan rumah tinggal. Alarm wireless dilengkapi dengan fitur yang ditujukan untuk mencegah terjadinya pembobolan oleh perampok atau pencuri. Terdapat pula tombol panik yang berfungsi untuk meminta bantuan apabila dibutuhkan.

  1. Pet Immune Motion Detectors
Tidak hanya menjadi alarm keamanan, namun alat ini juga ditambahkan dengan fitur detector gerakan terhadap kekebalan hewan peliharaan. Fungsinya adalah untuk mengabaikan gerak yang dapat disebabkan oleh hewan. Hal ini akan mengurangi kemungkinan-kemungkinan alarm melakukan salah deteksi. Pet Immune Motion Detectors ini juga tersedia dalam berbagai macam vitur, dengan tingkat sensitivitas dapat ditentukan untuk hewan peliharaan Anda. Biasanya dapat mencapai 40-80 kilogram dan juga dapat diatur untuk menghindari hewan peliharaan.

  1. Smoke Detector Wireless
Sesuai dengan namanya, smoke detector ini digunakan untuk menandakan apabila terdapat kebocoran gas atau asap di dalam rumah. Jenis alarm kebakaran ini sangat cocok digunakan pada bangunan perkantoran, rumah tinggal, gedung pabrik serta gudang. Terlebih jika di dalam bangunan tersebut banyak terdapat instalasi rumit yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Untuk mencegahnya, Anda dapat menggunakan smoke detector wireless dan letakkan pada titik-titik strategis.

  1. Passive Infrared Detector Sensor/ PIR Sensor
Jenis alarm rumah ini merupakan sebuah sensor elektronik yang dapat mengukur cahaya inframerah atau IR, dengan cara memancarkannya dari benda-benda yang masuk ke dalam jarak pandangnya. Jenis alarm ini biasanya digunakan sebagai detector gerak yang mengandalkan sensor inframerah pasif. Dengan perimeter, alat ini dirancang untuk memberikan perlindungan. Salah satu kelebihan dari alat PIR ini yakni dapat mendeteksi adalahnya penyusup, bahkan sebelum penyusup tersebut memasuki pekarangan rumah.
Alat ini dappat menjadi pertahan pertama untuk melindungi hunian Anda. PIR terdiri dari dua sensor terpisah, dimana salah satu sensornya difungsikan untuk mendeteksi bagian atas serta yang satu lagi untuk mendeteksi bagian bawahnya. Apabila kedua sensor tersebut bergerak secara bersamaan, maka PIR akan memicu alarm berbunyi.
  1. Alarm Anti Maling untuk Pintu dan Jendela
Jenis alarm ini dapat dikatakan sebagai jenis alarm yang paling mudah diterapkan. Sebab alarm berbentuk mini ini dapat diaplikasikan pada bagian pintu serta jendela di rumah. Cukup dengan merekatkan alarm ini menggunakan double tape pada area yang sudah ditentukan. Kemudian atur alarm pada posisi menyala pada saat malam hari dan keluar rumah. Apabila satu dari keduanya terbuka, maka alarm ini akan langsung menyala.
  1. Gembok Alarm
Gembok alarm ini biasanya digunakan untuk mengamankan kendaraan yang ada di dalam rumah, baik berupa motor maupun sepeda. Caranya cukup dengan mengaitkan gembok pada salah satu roda kendaraan, jika gembok dibuka secara paksa maka alarm akan berbunyi.
  1. Alarm LED
Tidak hanya akan memunculkan suara bising di telinga, namun alarm ini juga memiliki fitur lampu kedap-kedip berwarna merah biru seperti mobil polisi.
 
 

Demikianlah beberapa jenis alarm rumah yang baik digunakan serta wajib Anda ketahui dan pelajari. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar